May 2, 2026

Celebrities Info's

Berita seputar selebriti lokal dan interlokal

Na Daehoon Tegur Jule soal Anak

Na Daehoon tegur Jule karena anak-anaknya disebut bukan bahan candaan

Na Daehoon memberi peringatan keras setelah unggahan Safrie Ramadhan dinilai melibatkan anak-anaknya dalam candaan di media sosial.

Na Daehoon Tegur Jule, Ingatkan Anak Bukan Bahan Candaan

Na Daehoon tegur Jule setelah unggahan Safrie Ramadhan di media sosial memicu kemarahannya. Content creator asal Korea Selatan itu merasa anak-anaknya tidak seharusnya dilibatkan dalam candaan atau sindiran yang berkaitan dengan hubungan asmara orang dewasa.

Kemarahan Na Daehoon bermula dari unggahan Insta Story Safrie Ramadhan, sosok yang disebut sebagai kekasih mantan istrinya, Jule. Dalam unggahan login momoplay tersebut, Safrie membagikan momen bersama anak-anak Daehoon dan menuliskan kalimat bernada candaan. Namun, bagi Daehoon, unggahan itu dianggap melewati batas.

Melalui media sosialnya, Na Daehoon menyampaikan peringatan keras. Ia menegaskan bahwa anak-anaknya bukan bahan jokes dan meminta agar mereka tidak terus dilibatkan dalam persoalan hubungan Jule dan Safrie.

Awal Mula Na Daehoon Tegur Jule

Na Daehoon tegur Jule setelah melihat unggahan Safrie Ramadhan yang dinilai tidak pantas. Salah satu unggahan yang memicu perhatian publik adalah foto Safrie bersama anak-anak Daehoon dengan caption yang membandingkan kebahagiaan anak-anak.

Meski Safrie menambahkan bahwa unggahan tersebut hanya candaan, Daehoon tampaknya tidak menerima hal itu sebagai sesuatu yang ringan. Baginya, anak-anak tidak seharusnya dijadikan objek sindiran, terutama dalam situasi keluarga yang sudah sensitif setelah perceraian.

Masalah semakin ramai setelah muncul unggahan lain yang memperlihatkan Jule bersama kedua putranya yang sedang tertidur. Caption dalam unggahan itu juga dianggap bernada tidak pantas karena membawa anak-anak ke dalam konteks hubungan orang dewasa.

Daehoon Merasa Sudah Cukup Bersabar

Dalam responsnya, Na Daehoon mengaku selama ini sudah berusaha menahan diri. Ia menyebut tidak pernah ingin menjelek-jelekkan mantan istrinya maupun orang yang kini dekat dengan Jule.

Namun, unggahan yang membawa nama anak-anak membuat Daehoon merasa harus bersuara momoplay. Ia menilai ada batas yang tidak boleh dilewati, terutama ketika menyangkut kondisi psikologis anak setelah orang tua berpisah.

Menurut Daehoon, anak-anak perlu dijaga dari konflik, sindiran, maupun candaan yang bisa berdampak pada perasaan mereka. Karena itu, ia meminta Jule dan Safrie untuk tidak lagi menjadikan anak-anak sebagai bagian dari konten atau lelucon di media sosial.

Anak-Anak Diminta Tidak Dilibatkan dalam Konflik Orang Dewasa

Salah satu pesan utama dari pernyataan Daehoon adalah pentingnya melindungi anak-anak dari konflik orang dewasa. Dalam perceraian, anak sering kali berada pada posisi paling rentan karena mereka harus menghadapi perubahan besar dalam keluarga.

Ketika orang dewasa saling menyindir di media sosial, anak-anak bisa ikut terdampak. Apalagi jika unggahan tersebut menampilkan wajah, aktivitas, atau situasi pribadi mereka. Bagi Daehoon, hal seperti itu bukan sekadar candaan, tetapi dapat memengaruhi kenyamanan dan rasa aman anak.

Itulah alasan mengapa Na Daehoon tegur Jule dengan nada tegas daftar momoplay. Ia ingin memastikan anak-anaknya tidak dijadikan alat untuk membangun narasi, membalas komentar publik, atau membuat candaan yang berkaitan dengan hubungan pribadi.

Daehoon Singgung Kondisi Psikologis Anak

Dalam unggahannya, Daehoon juga menyinggung kondisi psikologis anak-anaknya setelah perceraian. Ia merasa Jule seharusnya lebih memahami bahwa anak-anak membutuhkan ruang yang aman dan stabil.

Daehoon mempertanyakan apakah pihak terkait menyadari dampak dari situasi yang terjadi terhadap tiga anak kecil di dalam keluarga tersebut. Ia juga menilai bahwa candaan yang menyentuh luka keluarga tidak bisa dianggap biasa.

Pernyataan ini membuat banyak orang ikut membahas pentingnya etika bermedia sosial, terutama bagi figur publik atau orang yang sedang menjadi perhatian. Ketika anak-anak ikut terlihat dalam unggahan, tanggung jawab moral menjadi lebih besar.

Peringatan Keras untuk Tidak Mengganggu Anak-Anak

Na Daehoon kemudian memberikan peringatan keras agar Jule dan Safrie tidak lagi mengganggu dirinya maupun anak-anak. Ia meminta agar anak-anak tidak terus dibawa ke dalam hubungan asmara atau konflik yang sedang terjadi.

Dalam pernyataannya, Daehoon bahkan menyebut akan membongkar semuanya jika hal tersebut masih diteruskan. Kalimat ini menunjukkan bahwa ia merasa batas kesabarannya sudah habis.

Meski begitu, sampai saat ini publik masih menunggu apakah Jule atau Safrie Ramadhan akan memberikan klarifikasi resmi. Belum ada tanggapan langsung yang menjawab pernyataan Daehoon secara terbuka.

Media Sosial dan Batas Candaan

Kasus Na Daehoon tegur Jule ini menjadi contoh game momoplay bagaimana candaan di media sosial bisa memicu masalah besar jika menyentuh hal yang sensitif. Tidak semua hal bisa dianggap lucu, terutama jika berkaitan dengan anak-anak, perceraian, dan konflik keluarga.

Media sosial memang memberi ruang bagi siapa pun untuk berbagi momen. Namun, ketika unggahan melibatkan anak, privasi dan kenyamanan mereka harus menjadi prioritas. Anak-anak belum tentu memahami konteks candaan orang dewasa, tetapi mereka bisa merasakan dampaknya ketika unggahan tersebut menjadi konsumsi publik.

Karena itu, candaan yang membawa anak dalam konflik keluarga sebaiknya dihindari. Bukan hanya demi menjaga citra orang dewasa, tetapi juga demi melindungi kondisi emosional anak.

Publik Menyoroti Sikap Na Daehoon

Setelah pernyataan Daehoon beredar, banyak warganet ikut memberikan komentar. Sebagian memahami kemarahannya karena menilai anak-anak memang tidak boleh dijadikan bahan jokes.

Bagi sebagian orang, respons Daehoon dianggap wajar sebagai seorang ayah yang ingin melindungi anaknya. Apalagi, ia menegaskan bahwa persoalan orang dewasa tidak seharusnya menyeret anak-anak ke ruang publik.

Namun, ada juga yang menunggu klarifikasi dari pihak Jule dan Safrie agar persoalan ini bisa dilihat secara lebih utuh. Dalam isu yang ramai di media sosial, klarifikasi dari semua pihak memang penting agar publik tidak hanya menilai dari satu sisi.

baca juga : Kebahagiaan Denada Punya Menantu: Momen Pernikahan Ressa

Na Daehoon tegur Jule setelah unggahan Safrie Ramadhan dinilai menjadikan anak-anaknya sebagai bahan candaan di media sosial. Daehoon merasa unggahan tersebut sudah melewati batas karena membawa anak-anak ke dalam situasi yang berkaitan dengan hubungan orang dewasa.

Melalui pernyataannya, Daehoon menegaskan bahwa anak-anaknya bukan bahan jokes. Ia meminta agar mereka tidak dilibatkan dalam candaan, sindiran, maupun konten yang dapat memengaruhi kondisi psikologis mereka.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa media sosial membutuhkan batasan, terutama ketika menyangkut anak-anak. Candaan yang terlihat ringan bagi orang dewasa bisa menjadi masalah serius jika melibatkan privasi dan perasaan anak.

About The Author

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.