February 21, 2026

Celebrities Info's

Berita seputar selebriti lokal dan interlokal

Sarwendah Rayakan Imlek 2026 Tanpa Sang Ayah

Sarwendah rayakan Imlek tanpa ayah dan ungkap momen yang terasa hilang

Sarwendah membagikan suasana Imlek 2026 yang berbeda tanpa kehadiran sang ayah

Sarwendah Rayakan Imlek 2026 Tanpa Sang Ayah, Ada Momen yang Hilang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 terasa berbeda bagi Sarwendah. Untuk pertama kalinya, ia menjalani momen tersebut tanpa kehadiran sang ayah, Hendri Klow atau yang akrab disapa Yeye. Meski suasana tetap hangat bersama keluarga, Sarwendah mengaku ada bagian rayaplay yang terasa hilang.

Ditemui di kediamannya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Sarwendah tampil mengenakan busana bernuansa biru putih dengan motif Shio Ular, menyesuaikan dengan shio dirinya di tahun tersebut.

Tradisi Imlek Tetap Berjalan

Meski duka masih membekas rayaplay, Sarwendah dan keluarga tetap mempertahankan tradisi Imlek. Salah satu kebiasaan yang tidak ditinggalkan adalah menyantap mie telur bersama keluarga sebagai simbol panjang umur dan keberkahan.

Ia juga sempat berbagi cerita mengenai kecocokan shio dalam budaya Tionghoa, yang menurut kepercayaan tertentu ditentukan oleh selisih tahun kelahiran.

Namun, tanpa ornamen merah mencolok atau atraksi barongsai, perayaan tahun ini terasa lebih sederhana dibanding sebelumnya.

Sosok Ayah yang Dirindukan

Sarwendah tidak bisa menyembunyikan rayaplay kesedihannya saat mengenang ayahnya yang wafat belum genap setahun. Ia menyebut kehadiran Yeye selalu membawa suasana lebih meriah dan penuh tawa dalam setiap perayaan.

Menurutnya, sosok sang ayah dikenal ceria dan mampu menghidupkan suasana keluarga. Kehilangan itu terasa jelas, terutama di momen yang biasanya diwarnai kebersamaan besar seperti Imlek.

Ia bahkan mengaku masih sering merasa emosional ketika melihat foto sang ayah. Meski mencoba tegar, rasa rindu itu masih begitu kuat.

Menghadapi Duka dengan Ketegaran

Bagi Sarwendah, perayaan Imlek kali ini menjadi pengingat bahwa hidup tetap harus berjalan meski ada kehilangan. Ia menyadari bahwa perbedaan suasana tidak bisa dihindari, tetapi tradisi dan kebersamaan tetap dijaga.

Perayaan tahun baru Imlek rayaplay sering kali menjadi momen refleksi keluarga. Dalam situasi seperti ini, kebersamaan dan kenangan menjadi penguat untuk melangkah ke depan.

Hangat Meski Sederhana

Meski ada rasa kehilangan, Sarwendah menegaskan bahwa perayaan tetap berlangsung penuh kehangatan. Kebersamaan dengan anak-anak dan keluarga besar tetap menjadi fokus utama.

Ia memilih menikmati momen yang ada, sembari mengenang sosok ayah yang selalu menjadi bagian penting dalam setiap perayaan sebelumnya.

Momen Sarwendah rayakan Imlek tanpa ayah menjadi kisah emosional tentang kehilangan dan ketegaran. Tradisi tetap dijaga, namun kehadiran sang ayah yang dikenal ceria menjadi bagian yang tak tergantikan.

Perayaan kali ini mungkin terasa berbeda, tetapi makna kebersamaan tetap menjadi inti utama dalam keluarga Sarwendah.

About The Author

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.