Mohan Hazian Akui Pelecehan Seksual, Resmi Mundur dari Jabatan
Mohan Hazian menyampaikan permintaan maaf dan mengundurkan diri dari jabatan profesional
Mohan Hazian Akui Tuduhan Pelecehan Seksual, Resmi Mundur dari Jabatan
Kasus yang menyeret nama Mohan Hazian akhirnya memasuki babak baru akaislot. Mohan Hazian akui pelecehan yang sebelumnya dilaporkan oleh sejumlah model, sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun media sosial pribadinya pada 11 Februari 2026.
Pengakuan tersebut menjadi respons atas tuduhan tindakan tidak pantas yang diduga terjadi dalam beberapa kesempatan kerja profesional.
Permintaan Maaf Terbuka Lewat Media Sosial
Dalam pernyataan resminya akaislot, Mohan menyebut bahwa perbuatannya tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Ia mengakui telah melanggar batas profesionalisme dan memasuki ranah pribadi yang berdampak pada para korban.
Ia juga menegaskan bahwa kesalahan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya. Pernyataan itu diunggah melalui akun Instagram resminya dan kemudian dikutip luas oleh berbagai media.
Resmi Mundur dari Perusahaan
Sebagai bentuk pertanggungjawaban akaislot, Mohan menyatakan mundur dari seluruh jabatan dan peran profesional yang ia emban, termasuk keterlibatannya di brand yang ia dirikan, Thanksinsomnia.
Keputusan tersebut disebut sebagai langkah awal untuk memberikan ruang pemulihan bagi pihak-pihak yang terdampak serta menjaga profesionalisme perusahaan.
Langkah mundur ini juga dinilai sebagai bentuk komitmen untuk tidak lagi tampil dalam kapasitas publik hingga proses penyelesaian berjalan.
Siap Kooperatif Jika Dibawa ke Jalur Hukum
Dalam pernyataannya, Mohan menyatakan siap bersikap kooperatif apabila korban memilih menempuh jalur hukum. Ia mengaku tidak akan menghindari proses akaislot yang berjalan dan siap menghadapi konsekuensi sesuai aturan yang berlaku.
Selain itu, ia berkomitmen melakukan evaluasi diri dan mencari pendampingan profesional agar tindakan serupa tidak terulang di masa mendatang.
Awal Mula Tuduhan Terungkap
Kasus ini pertama kali mencuat melalui pengakuan seorang model di platform X yang menyebut akaislot dugaan pelecehan terjadi setelah sesi pemotretan pada Mei 2025. Pengakuan tersebut memicu respons berantai dari model lain yang menyampaikan pengalaman serupa.
Salah satu pengakuan menyebut peristiwa terjadi pada 2023 saat korban masih berusia 17 tahun. Tuduhan lain datang dari model asal Malaysia yang membagikan tangkapan layar percakapan yang dinilai tidak pantas.
Dalam percakapan tersebut, ajakan yang awalnya bersifat santai disebut berujung pada sugesti untuk melakukan tindakan yang melampaui batas profesional.
Dampak dan Respons Publik
Kasus ini memicu diskusi luas di media sosial mengenai batas profesionalisme dalam industri kreatif. Banyak pihak menyoroti pentingnya perlindungan terhadap model dan talent, terutama yang masih di bawah umur.
Di sisi lain, sebagian publik menilai pengakuan dan permintaan maaf terbuka menjadi langkah penting, meski tetap harus diikuti dengan proses hukum dan evaluasi yang transparan.
Mohan Hazian akui pelecehan dan telah menyampaikan permintaan maaf terbuka atas tindakannya. Ia juga resmi mengundurkan diri dari jabatan profesional dan menyatakan kesiapan untuk mengikuti proses hukum jika diperlukan.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi industri kreatif mengenai pentingnya menjaga batas profesional, etika kerja, serta perlindungan terhadap talent dalam setiap bentuk kolaborasi.
