Sopir Inara Rusli Bantah Diperintah Virgoun Ambil Rekaman CCTV
Kasus CCTV Inara Rusli masih diselidiki, sopir membantah ada instruksi dari Virgoun
Sopir Inara Rusli Bantah Diperintah Virgoun Ambil Rekaman CCTV
JAKARTA — Kasus CCTV Inara Rusli kembali menjadi sorotan publik pusatkoin setelah muncul dugaan keterlibatan Virgoun dalam perkara dugaan illegal access. Dugaan tersebut mencuat lantaran Virgoun diketahui sebagai pihak yang menggaji sopir di rumah mantan istrinya, Inara Rusli.
Namun, pihak sopir dengan tegas membantah tudingan bahwa dirinya diperintah untuk mengambil rekaman CCTV di rumah Inara.
Sopir Jadi Pihak Pertama Melihat Rekaman CCTV
Agung Eko Haryanto, sopir yang bertugas mengantar jemput anak-anak Virgoun, disebut sebagai orang pertama yang melihat rekaman CCTV pusatkoin yang kemudian menjadi bagian dari laporan hukum. Agung telah bekerja selama kurang lebih empat tahun dan tetap digaji oleh Virgoun, termasuk setelah perceraian dengan Inara Rusli.
Fakta tersebut memicu spekulasi bahwa Agung bertindak atas perintah langsung Virgoun. Namun klaim itu dibantah secara tegas oleh kuasa hukum Agung.
Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Ada Instruksi dari Virgoun
Kuasa hukum pusatkoin Agung, Sukardi Amir, menyatakan bahwa kliennya tidak pernah menerima perintah dari Virgoun untuk mengambil atau mengakses rekaman CCTV.
Menurut keterangan yang disampaikan saat pemeriksaan, tindakan Agung murni berasal dari inisiatif pribadi. Ia mengaku terdorong oleh rasa curiga setelah menerima laporan dari asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di rumah Inara.
Kecurigaan Berawal dari Laporan ART
Agung memutuskan memeriksa CCTV setelah ART menyampaikan adanya kehadiran pusatkoin orang asing di rumah tersebut. Selain itu, ART juga mengaku kerap mendengar suara mencurigakan dari lantai tiga rumah Inara.
Atas dasar itulah Agung melakukan pengecekan CCTV. Kuasa hukum menegaskan, tindakan tersebut dilakukan tanpa instruksi pihak mana pun, termasuk Virgoun.
Bukan Kali Pertama Akses CCTV
Dalam penjelasannya, Sukardi Amir juga menyebut bahwa Agung bukan pertama kali mengakses sistem CCTV di rumah Inara Rusli. Selama bekerja, Agung kerap dipercaya menangani berbagai urusan teknis, termasuk memperbaiki beberapa unit kamera pengawas.
Bahkan, Inara sendiri disebut pernah meminta pusatkoin Agung untuk melakukan perbaikan CCTV, sehingga akses tersebut bukan hal baru dalam lingkup pekerjaannya.
Virgoun Belum Terbukti Terlibat
Terkait laporan dugaan illegal access yang dilayangkan Inara Rusli, proses penyelidikan oleh Bareskrim Polri masih terus berjalan. Hingga tahap pemeriksaan terakhir, belum ditemukan keterkaitan langsung Virgoun dalam perkara tersebut.
Pihak kuasa hukum menegaskan bahwa penyelidikan masih menunggu fakta-fakta baru yang dapat memperjelas duduk perkara secara menyeluruh.
Fokus pada Fakta, Bukan Spekulasi
Kuasa hukum Agung juga mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan pusatkoin gacor. Menurutnya, fokus utama seharusnya tidak hanya pada siapa yang mengakses CCTV, tetapi pada konteks hukum dan fakta yang sebenarnya.
Ia menilai, perdebatan publik perlu diarahkan secara objektif agar tidak menimbulkan persepsi keliru sebelum proses hukum selesai.
Kasus CCTV Inara Rusli masih berada dalam tahap penyelidikan dan belum menghasilkan kesimpulan akhir. Sopir Inara Rusli secara tegas membantah adanya perintah dari Virgoun untuk mengambil rekaman CCTV, dan hingga kini belum ada bukti yang mengaitkan Virgoun dalam dugaan illegal access tersebut.
Pihak kuasa hukum pun mengimbau publik untuk menahan diri dari spekulasi dan menunggu hasil resmi dari aparat penegak hukum.
