Site icon Celebrities Info's

Pandji Pragiwaksono Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Materi

Pandji Pragiwaksono usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait Mens Rea

Pandji Pragiwaksono memberikan keterangan pers terkait dugaan penghinaan budaya dalam materi komedinya.

Buntut Materi Stand Up ‘Mens Rea’, Pandji Pragiwaksono Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

Dunia hiburan tanah air rayaplay kembali diguncang oleh isu hukum yang melibatkan komika senior, Pandji Pragiwaksono Diperiksa. Pada Senin (2/2/2026), Pandji terlihat mendatangi Gedung Bareskrim Polri guna menjalani pemeriksaan intensif terkait materi Stand Up Comedy miliknya yang bertajuk Mens Rea. Materi tersebut dilaporkan oleh sejumlah elemen masyarakat karena diduga mengandung unsur penghinaan terhadap budaya Toraja.

Pandji Pragiwaksono Dicecar Puluhan Pertanyaan

Dalam proses pemeriksaan tersebut, pihak kepolisian dilaporkan mencecar Pandji dengan kurang lebih 48 pertanyaan. Fokus utama pemeriksaan ini adalah untuk menggali niat atau mens rea di balik pembuatan materi rayaplay yang memicu kontroversi tersebut.

Meski harus berurusan dengan hukum, Pandji nampak tetap tenang. Usai pemeriksaan, ia memberikan keterangan kepada awak media mengenai posisinya sebagai seorang seniman. Menurut Pandji, setiap orang memiliki hak untuk memberikan opini atau kritik terhadap karyanya yang sudah dilepas ke publik.

Tanggapan Pandji: “Ini Adalah Pertunjukan Komedi”

Pandji menegaskan bahwa materi Mens Rea yang dirilis melalui platform rayaplay Netflix tersebut murni didesain sebagai sarana hiburan. Ia mengaku sudah memprediksi bahwa karyanya akan menuai berbagai respons, baik pro maupun kontra, namun ia tidak menyangka jika akhirnya berujung pada laporan polisi.

“Saya rasa siapa pun berhak untuk punya opini. Sebagai orang yang berkarya, ketika karya itu sudah dirilis, saya membebaskan siapa pun untuk punya pendapat. Bagi saya, itu adalah pertunjukan komedi yang didesain untuk menghibur,” ungkap Pandji.

Enam Laporan Polisi Menumpuk di Polda Metro Jaya

Kasus ini bermula ketika materi komedi Pandji dianggap menyinggung sakralitas budaya Toraja. Hingga akhir Januari 2026, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa setidaknya sudah ada 6 laporan resmi yang masuk terkait kasus ini.

Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk menentukan apakah ada unsur pidana dalam materi tersebut. Kasus ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial rayaplay, memicu perdebatan mengenai batasan antara kebebasan berekspresi dalam seni komedi dengan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya daerah.

Dampak Bagi Industri Komedi dan Kebebasan Berpendapat

Banyak pihak menilai kasus Pandji Pragiwaksono ini akan menjadi preseden penting bagi para komika dan pembuat konten di Indonesia. Penentuan apakah sebuah materi komedi dapat dikategorikan sebagai penghinaan budaya atau sekadar kritik sosial akan sangat bergantung pada hasil penyelidikan tim penyidik Polda Metro Jaya ke depannya.

Bagi Anda yang ingin mengikuti perkembangan kasus hukum publik figur lainnya, jangan lewatkan ulasan kami mengenai konflik keluarga Denad atau pantau langsung update berita selebriti di Okezone Celebrity.

Exit mobile version